Mengetahuikomponen-komponen dalam ekosistem, serta kedudukannya dalam ekosistem. Mengetahui komponen biotik dan abiotik yang mempengaruhi ekosistem. Mengetahui hubungan komponen abiotik dengan komponen biotik dalam suatu ekosistem. BAB II KAJIAN PUSTAKA A. Pengertian Ekosistem. Istilah ekosistem pertama kali diperkenalkan oleh Tansley (1935).
Jakarta - Masih ingat dengan materi mengenai ekosistem dalam pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam di kelas 5 SD? Yap, ekosistem adalah proses reaksi timbal balik antara makhluk hidup dengan atau yang kerap kali disebut sebagai sistem ekologi menjadi perantara pertukaran bahan-bahan antara bagian yang hidup dan tidak hidup dalam suatu bisa menemukan bagaimana ekosistem dapat berjalan dengan baik di daerah hutan hujan tropis, hutan gugur, hutan sabana, padang rumput, dan lain ekosistem alam tersebut, terdapat interaksi timbal balik antara makhluk hidup dan lingkungannya secara simetris sehingga melahirkan ekosistem yang EkosistemLebih dalam lagi disebutkan dalam buku Dasar-dasar Ekologi yang terbit tahun 1996, dijelaskan bahwa ekosistem adalah suatu sistem ekologi yang terbentuk dari proses reaksi timbal balik antara makhluk hidup dengan kunci yang terkandung dalam proposisi ini terletak pada kata "proses timbal balik".Sebab, ekosistem menjadi tindakan organik yang terjadi antara makhluk hidup dan lingkungan yang saling bergantung satu dengan lainnya membentuk satu ekosistem ini terdapat dua komponen penting, yaitu komponen biotik dan abiotik. Komponen biotik dan abiotik ini saling mempengaruhi antara satu dengan lainnya, sehingga kondisi ekologi dalam konsep ekosistem ini tidak dapat ini tercermin dari berbagai contoh ekosistem alami maupun ekosistem buatan di sekitar kamu. Ekosistem alami adalah ekosistem yang terbentuk secara natural atau alami dari proses ekosistem buatan adalah sistem ekologi yang diciptakan oleh manusia bukan natural dari alam. Contohnya, ada laut, sungai, hutan, dan gunung yang merupakan ekosistem alami karena terbentuk akibat pengaruh ada sawah, akuarium, waduk, dan kolam ikan sebagai contoh representatif dari ekosistem EkosistemSeperti disebutkan di atas, ada dua komponen yang terdapat dalam ekosistem atau sistem ekologi. Ekosistem adalah suatu sistem yang terstimulasi oleh komponen biotik dan komponen biotik adalah komponen yang merujuk pada variabel penyusun dari makhluk hidup. Contoh dari komponen biotik adalah manusia, tumbuhan, hewan, bakteri, dan lain sisi, komponen abiotik adalah variabel penyusun ekosistem yang tidak hidup atau benda-benda mati. Contoh dari komponen abiotik dapat dilihat dari unsur seperti air, tanah, udara, suhu, hingga sinar atau cahaya tetapi, kedua komponen ini memiliki peranan yang cukup fundamental dalam membentuk ekosistem yang kokoh dan dapat berjalan dengan kedua komponen ini tidak dapat dipisahkan dalam satu ekosistem ekologi yang EkosistemMenurut buku Biologi Laut, Suatu Pendekatan Ekologi dijelaskan bahwa ada dua jenis ekosistem yang dibedakan berdasarkan lingkungannya, yaitu Ekosistem darat, yaitu ekosistem yang lingkungan fisiknya berupa daratan. Di mana hal ini tercermin dari contoh ekosistem darat, seperti hutan hujan tropis, padang rumput, hutan basah, dan lain sebagainya. Ekosistem perairan, yaitu ekosistem yang lingkungan fisiknya berada di perairan. Di mana ekosistem ini dikategorikan menjadi dua, yakni ekosistem tawar dan ekosistem air laut. Ciri khas dari ekosistem tawar adalah variasi suhu yang tidak mencolok, penetrasi cahaya kurang, hingga pengaruh dari iklim dan cuaca yang EkosistemBerikut adalah contoh ekosistem berdasarkan jenis-jenisnya1. Ekosistem Darat Gurun Padang rumput Hutan basah Hutan gugur Taiga Tundra2. Ekosistem Perairan Laut Estuari muara Terumbu karang Pantai Muara sungai Hutan bakau mangrovePada akhirnya, ekosistem adalah salah satu proses alam maupun buatan yang berisi hubungan dan interaksi simetris antara komponen biotik dan abiotik. Simak Video "Google Sediakan 11 Ribu Beasiswa Pelatihan untuk Bangun Talenta Digital" [GambasVideo 20detik] pal/pal
Jikadi kebun terdapat 1 ekor burung, 15 ekor belalang, 6 ekor katak, dan ada sinar matahari, maka yang disebut individu adalah. A. 1 ekor burung Dalam suatu ekosistem kolam terdapat : 1) ikan karnivora 2) bakteri pengurai 3) Fitoplankton 4) ikan herbivore 5) zat-zat organic
BAB l PENDAHULUAN 1. Latar Belakang Ekologi secara harfiah mengakar pada dua kata dari bahasa yunani yaitu Oikos tempat untuk hidup dan logos ilmu. Secara sederhananya ekologi berarti ilmu yang mempelajari hubungan antara organisme dengan ekologi adalah ilmu yang mempelajari seluruh pola hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan sesamanya dan makhluk hidup dengan komponen sekitar Ekologi merupakan disiplin ilmu biologi yang menyetujui proses biologi antara ilmu alam dan sosial. Ruang lingkupnya dapat dilihat dari sekumpulan individu dari jenis sama dalam suatu tempat dan juga waktu tertentu. Ekologi berubungan erat dengan tingkatan organisme makhluk hidup, yaitu populasi, komunitas, dan ekosistem yang saling mempengaruhi dan menunjukkan kesatuan. Didalam ilmu ekologi kita akan mempelajari tentang bagaimana makhluk hidup dapat mempertahankan kehidupannya dengan mengadakan hubungan antar makhluk hidup dengan benda tak hidup dengan lingkungannya. 2. Tujuan Penulisan a. Mengetahui ekosistem secara umum b. Mengetahui tentang ekosistem kebun dan komponen penyusunnya c. Hubungan apa yang terjadi antar sesama komponennya. 3. Rumusan Masalah a. Apa iku ekosistem kebun? b. Komponen apa yang ada pada ekosistem kebun baik komponen biotik dan abiotiknya? c. Bagaimana rantai makanan , piramida ekologi, dan jaring jaring makanan yang terjadi? BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Ekosistem adalah suatu sistem ekologi yang terbenuk oleh hubungan timbal balik yang tidak dapat terpisahkan antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Komponen pembentuk ekosistem terbagi menjadi dua jenis yaitu abiotik dan biotik. Komponen abiotik merupakan komponen fisik dan kimia yang merupakan media atau substrat tempat berlangsungnya kehidupan, atau lingkungan tempat hidup, contohnya air, udara, tanah, garam mineral,cahaya matahari, kelembaban, derajat keasaman, topografi. Sedangkan komponen biotik merupakan komponen hidup yang menyusun suatu ekosistem, contohnya autotrof produsen dalam ekosistem dan heterotrof konsumen, dekomposer, dan detritivor B. Interaksi anatar komponen, biasanya meliputi interaksi antar sepesies dalam ekosistem dapat dikategorikan sebagai berikut Ø Netral saling mengganggu dalam habitat yang sama tidak bersifat menguntungkan dan tidak merugikan. Ø Kompensi interaksi antar populasi, untuk mendapat apa yang di perlukan. Ø Predasi hubungan antara mangsa dan pemangsa. Ø Parasitisme hubungan antar organisme yang berbeds spesies, bila salah satu organisme hidup pada organisme lain dan mengambil makanannya itu akan merugikan inangnya. Ø Komensalisme dua organisme yang berbeda spesies, dimana satu spesies diuntungka dan yang lainnya di rugikan. Dengan interaksi tersebut, suatu ekosistem dapat mempertahankan keseimbangan. Apabila keseimbangan tidak diperoleh maka akan mendorong terjadinya perubahan ekosistem untuk mencapai keseimbangan baru. C. JENIS JENIS EKOSISTEM Berdasarkan proses terjadinya, ekosistem dibedakan atas dua macam Ø Ekosistem alami ekosistem yang terjadi secara alami tanpa campur tangan manusia. Contohnya padang rumput, gurun, laut. Ø Ekosistem buatan ekosistem yang terjadi karna buatan manusia. Contohnya sawah, kolam dan kebun. Menurut Rochman ekosistem terbagi menjadi empat Ø Ekosistem air tawar. Ø Ekosistem air laut. Ø Ekosistem darat. Ø Ekosistem binaan atau buatan. D. ALIRAN ENERGI dalam EKOSISTEM Ada dua macam Rantai makanan merupakan perpindahan materi dan energi melalui proses makan dan dimakan dengan urutan tertentu. Jaring jaring makanan merupakan rantai rantai makanan yang saling berhubungan satu dengan yang lain sehingga membentuk jaring jaring makanan BAB III HASIL DAN PEMBAHASAN A. HASIL Pada pengamatan ini ekosistem yang digunakan adalah kebun. Kebun merupakan sebidang tanah yang ditanami berbagai macam tumbuhan dalam beberapa hektar tanah .Ekosistem kebun merupakan contoh dari ekosistem buatan. 1. Komponen Abiotik a Tanah b Batu c Air d Cahaya e Angin atau udara 2. Komponen Biotik a Hewan Ulat,kupu-kupu,laba-laba,belalang,ayam,capung, ular. b Tumbuhan B. PEMBAHASAN Ekosistem kebun merupakan salah satu ekosisitem yang dipelajari dalam ekosistem buatan. Didalam ekosistem kebun terlihat terjadi interaksi antara faktor biotik dan abiotiknya. 1. Komponen Biotik Komponen yang terdiri atas makhluk hidup manusia,hewan,tumbuhan dan mikroorganisme.Setiap organisme memiliki kedudukan ,fungsi,dan tugas tugasnya organisme dibedakan menjadi tiga yaituprodusen,konsumen,dan dekomposer. a Produsen Organisme yang berperan sebagai produsen adalah organisme yang mampu menghasilkan bahan organik dari bahan anorganik melalui proses fotosintesis. Reaksi fotosistensis diuraikan sebagai berikut 6CO2+6H2O->C6H12O6+6O2 Produsen didarat adalah tumbuhan hijau,sedangkan dilaut adalah plankton. b Konsumen Konsumen adalah makhluk hidup yang tidak dapat mengubah bahan anorganik menjadi organik. Akibatnya, hidup konsumen tergantung pada makhluk hidup tingkat l adalah konsumen yang memakan tingkat ll merupakan hewan yang memakan konsumen tingkat ll adalah Konsumen tingkat lll. c Dekomposer Dekomposer artinya pengurai ,contohnya adalah bakteri dan jamur yang berifat dapat menguraikan zat organik dari makhluk hidup yang telah mati menjadi bahan-bahan anorganik disebut saprofit. 2. Komponen Abiotik Komponen abiotik adalah komponen ekosistem yang terdiri atas benda mati,misalnya tanah,air,udara,suhu,cahaya,dan iklim. a. Tanah Tanah berperan sebagai tempat hidup berbagai organisme ,tempat berdiri,tempat menyerap hara,dan air bagi tumbuhan,dan tempat penguraian zat organik sisa makhluk hidup yang telah mati menjadi zat organikzat hara. b. KelembapanKadar Air kelembapan disusatu ekosistem meliputi kelembapan tanah dan kelembapan tanah mempengaruhi keb=suburan tanah karena tanah yang subur harus mengandung zat hara dan air. c. Udara Udara mengandung unsusr sebagai berikut 1 Nitrogen78%. Tumbuhan membutukan nitrogen untuk membentuk diserap tumbuhan dari udara oleh bakteri Rhizobium leguminosarumpada tumbuhan polong,alga Anabaena cycadaepada pakis haji,Alga Anabaena azollaepada paku air,jamur mikoriza,dan bakteri Clostridium pasteurianum. 2 Oksugen 20,9% Tumbuhan dan hewan membutuhkan oksigen untuk mengoksidasi digunakan dalam proses respirasi. 3 Karbon dioksida 0,03% Tumbuhan membuthkan karbon dioksida untuk proses fotosintesis. 4 Gas-gas lain dan uap air1,07% d Cahaya matahari Cahaya matahari merupakan sumber energi utama dalam ekosistem. Produsen memerlukan cahaya matahari untuk fotosintesis. Zat gula yang dihasilkan disimpan dalam bentuk zat tepung atau pati amilum, protein, dan lemak. e Suhu Suhu mempengaruhi makhluk hidup melalui kerja enzim. Enzim adalah yang bertindak sebagai katalis reaksi kimia dalam tubuh. Enzim rusak pada suhu tinggi dan tidak aktif pada suhu rendah. Suhu yang paling baik bagi enzim untuk melakukan reaksi kimia disebut suhu optimum. f Iklim Iklim merupakan keadaan rata-rata cuaca dalam jangka tertentu. Cuaca merupakan gabungan dari sejumlah unsur yang meliputi suhu, kelembaban, sinar, dan curah hujan. Iklim adalah komponen abiotik yang terbentuk sebagai hasil interaksi antara komponen abiotik yang ada. Iklim yang berhubungan erat dengan distribusi tumbuhan dipermukaan bumi. Didalam ekosistem kita mengenal adanya habitat. Habitat adalah tempat makhluk hidup melakukan aktivitas hidupnya. Setiap organisme memiliki habitat tersendiri. Kemampuan organisme hidup dihabitatnya dipengaruhi oleh kemampuannya beradaptasi. Adaptasi adalah penyesuaian terhadap lingkungan. Misalnya ikan hidup di air mempunyai sirip dan bernafas dengan insang. Menurut Maizer 2007 menyatakan bahwa dalam ekosistem, tumbuhan berperan sebagai produsen, hewan berperan sebagai konsumen dan mikroorganisme berperan sebagai dekomposer pengurai. Kelangsungan hidup suatu jenis tumbuhan / hewan, dikaitkan dengan peranan tumbuhan atau hewan itu untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia, baik material maupun non material. Berdasarkan data yang diperoleh didapat hasil, meliputi rantai makanan, jaring-jaring makanan, dan piramida ekologi. 1. Keterangan Tingkat trofik yang lebih atas, membutuhkan energi dan bergantung pada tingkatan trofik yang ada dibawahnya. Piramida ekologi berdasarkan tingkat trofiknya 2. Rantai makanan food chain Rantai makanan adalah rangakaian proses makan dan dimakan dengan ukuran tertentu dalam satu arah. Rantai makanan terbentuk karena pola ekosistem yang berjalan secara alami antar produsen dan konsumen tingakatan trofik. Tingkat trofik organisme dapat berupa Tumbuhanprodusen I Semut,kupu-kupu,ulatbelalang konsumen I Capung dan laba-laba Konsumen II AyamkonsumenIII Ular konsumen IV. a. Produsen sebagian besar tumbuhan,lumut, dan beberapa jenis alga merupakan organisme autrotrofik atau produsen. Artinya organisme yang dapat membuat makanan sendiri b. Konsumen I organisme yang bertindak sebagai konsumen disebut juga sebagai organisme heterotrofik,karena tidak dapat membuat makananan sendiri. Yang bertindak sebagai konsumen pertama adalah herbivora. Contoh bebek,kelinci,kambing,sapi,ulat. c. Konsumen II menempati tingkat trofik ketiga yang bertindak sebagai konsumen kedua adalah karnivora. Contoh Harimau,singa,serigala Selain karnivora, omnivora juga bertindak sebagai konsumen kedua. Omnivora memperoleh makanan dari tumbuhan dan hewan. Contoh ; Ayam,monyet,beruang. d. Detrivora ; menempati tingkat trofik tertinggi contohnya cacing,kutu kayu, siput,kaki seribu. Memperoleh energi dari sampah dan organisme dari seluruh tinngkat trofik yang telah mati. Oragnisme ini menguraikan zat-zat organik menjadi zat-zat anorganik yang kelak digunakan oleh organisme lain, oleh karena itu organisme ini disebut dekomposer atau pengurai. Pada rantai makanan proses ini berlangsung satu arah, sehingga tidak ad komponen yang memiliki dua fungsi sekaligus. 3. Jaring-jaring makanan Dikatakan sebagai rantai makanan yang bercabang-cabang . Pada jarinng-jaring makanan bisa terdapat dua atau lebih produsen dan konsumennya. Suatu kenyataan bahwa makhluk hidup tidak hanya memakan satu jenis makhluk hidup saja. Dalam ekosistem rantai makanan jarang berlangsung dalam urutan linier, tetapi sering kali membentuk jaring-jaring makanan. BAB IV PENUTUP A. KESIMPULAN Ekologi adalah ilmu yang mempelajari seluruh pola hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan sesamanya dan makhluk hidup dengan komponen sekitarnya. Ekologi berhubungan erat dengan tingkatan organisme makhluk hidup , yaitu populasi, komunitas dan ekosistem yang saling mempengaruhi dan menunjukkan kesatuan. Ekositem kebun merupakan salah satu sistem yang dipelajari dalam ekosistem buatan. Didalam nya terlihat terjadi interaksi antara faktor biotik dan abiotiknya. Dalam ekosistem kebun ini ditemukan organisme yang membentuk piramida ekologi dimana terbagi menjadi lima trofik. Dimana tumbuhan menduduki trofik pertaman dan ular menduduki trofik teratas. B. SARAN Jagalah stabilitas ekosistem yang ada, jangan merusak dan mengganggu keseimbangan ekosistem karena antara makhluk hidup yang satu dengan yang lain saling bergantungan. C. DAFTAR PUSTAKA Tim Progresif. Exprees biologi. JakartaErlangga. X/ Analiyah, IPA SMK N 1 DEMAK XII/1.
Adaekosistem sungai, danau, dan berbagai ekosistem lainnya. Ekosistem tersusun atas makhluk hidup dan makhluk tak hidup. Dalam ekosistem, terdapat satuan-satuan makhluk hidup. Individu, populasi, komunitas, biosfer yang merupakan satuan makhluk hidup dalam satu ekosistem. Nah, kali ini, yuk kita membahas 2 satuan di antaranya, yaitu individu
Jawabanpada soal yang merupakan individuadalah seekor kupu-kupu, seekor kuda dan seekor soal yang merupakan individu adalah seekor kupu-kupu, seekor kuda dan seekor anjing. PembahasanSatuan makhluk hidup dalam ekosistem terdiri atas individu, populasi, dan komunitas. Individu adalah organisme tunggal. Misalnya seekor tikus,seorang manusia, sebatang pohon dan lain-lain. Sehingga pada soal yang merupakan individuadalah seekor kupu-kupu, seekor kuda dan seekor makhluk hidup dalam ekosistem terdiri atas individu, populasi, dan komunitas. Individu adalah organisme tunggal. Misalnya seekor tikus,seorang manusia, sebatang pohon dan lain-lain. Sehingga pada soal yang merupakan individu adalah seekor kupu-kupu, seekor kuda dan seekor anjing.
Ataubisa dikatakan sebagai komponen tak hidup (benda mati) yang terdapat pada suatu ekosistem. Dalam dimensi ruang dan waktu, komponen abiotik bisa bervariasi, yaitu dapat berupa faktor yang mempengaruhi distribusi organisme, senyawa anorganik, maupun senyawa organik. Beberapa contoh komponen abiotik, antara lain :
- Ekosistem adalah suatu sistem ekologi yang terbentuk oleh sistem timbal balik yang tidak terpisahkan antara makhluk hidup dengan lingkungan. Ekologi adalah ilmu yang mempelajari tentang hubungan timbal balik antara organisme dengan lingkungan hidupnya. Dilansir dari Encyclopaedia Britannica 2015, ada komponen-komponen yang menjadi penyebab terbentuknya ekosistem, yakni komponen biotik dan hidup dan faktor abiotik pada suatu lingkungan merupakan satu kesatuan yang disebut ekosistem. Berikut penjelasannya Komponen Biotik Komponen biotik adalah komponen lingkungan yang terdiri atas makhluk hidup. Biasanya ini disebut komponen hidup. Baca juga Mentan Kostratani Wujud Membangun Ekosistem Pertanian Lewat Digital Komponen ini dibagi menjadi dua macam, yakni konsumen atau yang biasa disebut heterotrof dan pengurai atau yang disebut dengan dekomposer. Heterotrof adalah komponen ekosistem yang tidak bisa membuat makanan sendiri. Tapi mengatur ulang dan akhirnya menguraikan bahan organik secara kompleks yang dibangun oleh autotroph. Dekomposer memiliki peran untuk menguraikan bahan-bahan organis yang berasal dari organisme yang telah mati. Komponen Abiotik Komponen abiotik ini merupakan komponen berupa makhluk mati. Sebagian besar komponen ini bervariasi dalam ruang dan yang memengaruhi komponen abiotik ini Baca juga Bangun Ekosistem Ekonomi Kreatif, Ini Saran Para Pelaku Ekonomi Kreatif Tanah dan batu, karena struktur fisik dan komposisi mineral yang membatasi penyebaran organisme berdasarkan kandungan sumber makanan. Iklim adalah kondisi cuaca dalam jangka waktu yang lama suatu wilayah. Iklim makro meliputi iklim global, regional, dan lokal. Suhu dapat memengaruhi proses biologi, mamalia dan unggas. Ini membutuhkan energi untuk meregulasi temperatur dalam tubuhnya. Air dapat memengaruhi distribusi organisme. Organisme yang ada di gurun beradaptasi terhadap ketersediaan air. Cahaya matahari, kualitas cahaya matahari dapat memengaruhi proses fotosintesis. Intensitas cahaya yang besar bisa meningkatkan suhu. Garam mampu memengaruhi kesetimbangan air yang ada di dalam organisme melalui osmosis. Jenis ekosistem Ekosisrem alami di bumi terbagi menjadi dua, yakni ekosistem darat dan ekosistem perairan. Selain itu, ada juga ekosistem buatan manusia. Ekosistem darat Ekosistem darat ini adalah ekosistem yang ditentukan oleh suhu dan curah hujan. Ini banyak memiliki sifat, iklim dan tempat berkumpulnya berbagai macam makhluk hidup. Ekonomi darat itu meliputi gurun, padang rumput atau hutan hujan tropis. Baca juga Kebakaran Ancam Ekosistem Hutan Lindung Gunung Slamet
Dilansirdari Encyclopedia Britannica, rantai makanan yang terdapat pada ekosistem kebun adalah bayam -> belalang -> ayam -> ular. Kemudian, saya sangat menyarankan anda untuk membaca pertanyaan selanjutnya yaitu Dalam suatu ekosistem terdapat ulat, sawi, kucing, dan burung.
. 198 67 376 152 19 12 302 219
pada suatu ekosistem kebun terdapat